PebalapTimUlasan

Zarco Klaim Level Performanya Kembali Normal

MotoGP Thailand Sebagai Momentum Kebangkitan Zarco dan Yamaha

Johann Zarco dari tim satelit Yamaha Tech 3 akhirnya kembali bisa meraih posisi 5 besar pada MotoGP Thailand pada akhir pekan kemarin dan pebalap Prancis ini menyebut level performanya kembali normal sehingga ia pun menganggap MotoGP Thailand sebagai momentum kebangkitan Zarco dan Yamaha.

Seperti diketahui, sejak tampil kompetitif dan meraih pole position di Le Mans pada Mei lalu, Zarco sesudahnya selalu menemui kesulitan hingga ia pun paling tinggi hanya bisa meraih posisi finish ketujuh hingga nyaris membuat dirinya frustrasi.

Namun pada MotoGP Thailand di Sirkuit Buriram pada akhir pekan lalu, Zarco seperti menemukan kembali level performanya seperti yang ditunjukkannya di awal musim ini. Zarco pun akhirnya bisa kembali merasakan posisi 5 besar dimana ia hanya berselang 3 detik dari Marc Marquez yang meraih gelar juara sebagaimana dikutip dari Autosport.

Sebagai pebalap Yamaha, sebenarnya bukan hanya Zarco yang menemui hasil positif pada seri ke-15 kemarin itu karena dua pebalap tim pabrikan asal Iwata Jepang itu yakni Valentino Rossi dan Maverick Vinales juga merasakan hal yang sama walaupun keduanya gagal meraih gelar juara. Vinales kembali mampu meraih podium tiga dan Rossi mengakhiri balapannya di posisi keempat.

Zarco pun sangat bahagia dengan kenyataan itu. “Sangat senang,”ujar Zarco singkat walaupun ia juga tak bisa menyembunyikan kesulitan lain yang harus dihadapinya terutama teriknya suhu dan ketegangan selama balapan yang diikutinya.

“Saya sangat gembira karena bisa berada di barisan terdepan dan ini memotivasi saya untuk terus memaksimalkan kecepatan motor saya,”imbuh Zarco.

“Ada 3 pebalap Yamaha di posisi 5 besar. Jadi bukan hanya saya yang telah tampil luar biasa tetapi kami semua sangat kompetitif di Buriram dan bila kondisinya tetap bisa seperti ini, maka kami siap untuk selalu berada di barisan terdepan,”jelas Zarco.

“Sebelumnya masing-masing di Austria, Misano, dan Aragon , saya sangat kelelahan karena sepertinya ketika itu saya lebih banyak berjuang menghadapi motor saya sendiri. Kini kondisinya jauh berbeda karena kini saya bisa mengontrol motor saya,”terang Zarco.

“Bila saya sudah bisa mengontrol motor saya, maka saya akan bisa bersaing dengan para rival. Ini baru bisa disebut balapan sesungguhnya,”ungkap Zarco yang sempat terlibat pertarungan sengit menghadapi pebalap Suzuki Ecstar Alex Rins memperebutkan posisi 5 besar pada MotoGP Thailand kemarin itu.

Gel nails first appeared in the U.S. in the early 1980s, https://modelones.com
but were met with limited success. At the time, Nail gel polish
the manufacturers of gel lights and the gel itself had not joined forces, gel nail polish color set
not yet recognizing the need to precisely match the intensity of the light to the photoinitiators in the gel.Best gel nail polish
Nail techs and clients soon found out that ­using the wrong light or applying too much gel caused a burning sensation on the client’s fingertips.luxury nail gel
Additionally, education on gel application was limited, leaving nail techs in the dark about the product, and home-use ­systems were introduced around the same time, damaging the reputation of salon-use systems by ­association.Nail care
Nail gel

Zarco kemudian mengatakan bahwa Sirkuit Buriram memiliki tikungan cepat yang sangat cocok untuk motor M1 Yamaha sebagai determinan mengapa para pebalap Yamaha mampu meraih kemajuan pada MotoGP Thailand kemarin itu.

Apakah memang MotoGP Thailand sebagai momentum kebangkitan Zarco dan Yamaha? Well … Masih ada 4 seri tersisa musim ini, salah satunya yang terdekat yang akan digelar di Sirkuit Twin Ring Motegi Jepang dua pekan mendatang. Kita akan lihat apakah memang MotoGP Thailand sebagai momentum kebangkitan Zarco dan Yamaha sebagaimana klaimnya ini. We’ll see …

Photo: Autosport

Tags
Close