TimUlasan

Stoner Ungkap Kekesalannya pada Ducati

Stoner Tuding Ducati Tak Pernah Tanggapi Feedback yang Diberikan

Casey Stoner yang pernah mempersembahkan satu gelar juara dunia pada tim Ducati akhirnya tak kuasa untuk ungkap kekesalannya pada tim pabrikan yang berbasis di Bologna Italia itu. Namun kekesalan Stoner yang juga pernah mempersembahkan gelar juara dunia untuk tim Repsol Honda ini bukan terjadi saat dirinya memperkuat tim Ducati sebagai pebalap tetapi sebagai test rider setelah kembali setelah pensiun sebagai pebalap. Stoner tuding Ducati tak pernah tanggapi feedback yang diberikan selama ia menjadi test rider di tim Ducati.

Karena Ducati tak pernah tanggapi feedback yang diberikan, membuat pria asal Australia ini berpikir bila ia hanya menghabiskan waktu saja di tim itu dan lebih memilih untuk mengundurkan diri dan berfokus dengan bisnis peternakan yang juga dijalaninya.

“Tak ada hal yang memberikan saya kepuasan lebih besar untuk merayakan gelar juara dunia lainnya di Ducati,”ujar Stoner yang dikutip dari Corsedimoto.

“Tapi saya merasa saya tak akan bisa lagi mempersembahkan lebih dari apa yang telah saya perbuat sebelumnya karena Ducati tidak pernah tanggapi feedback yang diberikan. Saya kira mereka begitu enggan untuk melakukannya,”imbuh Stoner yang kini berusia 32 tahun itu.

“Jadi bila Ducati tak pernah tanggapi feedback yang diberikan, lalu buat apa saya harus mengambil resiko menjadi test rider mereka? Karena biar bagaimanapun, seorang test rider tetap harus bisa memaksimalkan kecepatan motor yang diujicobanya,”terang Stoner.

Mencuatnya kabar merajuknya Stoner terjadi bulan lalu namun bos Ducati MotoGP sebagaimana dikutip dari Speedcafe, Paolo Ciabatti mengatakan bila Ducati menghendaki agar Stoner sepenuhnya pulih dari cedera bahu yang dideritanya dimana ia sempat menjalani operasi di awal tahun ini.

Menanggapi masalah cedera bahunya, Stoner justeru mengatakan bila cedera tersebut tak ada kaitannya dengan keputusannya untuk mundur sebagai test rider.

“Cedera bahu saya bukan sebuah rintangan sama sekali untuk melakukan ujicoba dengan Ducati karena saya sendiri juga terus berlatih dan terus mengendarai motocross,” ungkap Stoner.

“Waktu pemulihan cedera saya sesuai dengan waktu yang diagendakan setelah sesi ujicoba resmi di Sepang Malaysia pada Februari lalu,”kilah Stoner.

Meski tak lagi tertarik menjadi test rider Ducati, Stoner tetap ingin menjadi ambassador Ducati.
“Saya kembali ke tim Ducati untuk bekerja keras da membantu mereka untuk bisa kembali meraih gelar juara dunia, jadi bukan hanya menjadi ‘poster boy’,”pungkas Stoner.

Photo: MotoGP

Tags
Close