Pebalap

Rainey Berharap Vinales Bisa Lebih Konsisten untuk Bisa Pecundangi Rossi

Rainey Sebut Vinales Bisa Pecundangi Rossi dan Rebut Gelar Juara Dunia

Mantan pebalap MotoGP asal Amerika Serikat Wayne Rainey menyebutkan bahwa Maverick Vinales sebenarnya bisa mengalahkan rekan setimnya di tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi asalkan Vinales bisa konsisten.

Sejak bergabung dengan Yamaha pada awal 2017 lalu, Vinales baru meraih 4 gelar juara dan 6 posisi pole position dan musim lalu, mantan pebalap Suzuki ini mampu mempersembahkan satu-satunya gelar bagi Yamaha di Phillip Island Australia. Sedangkan Rossi selama dua musim terakhir baru bisa mengemas satu kemenangan yang diraihnya pada Juni 2017 lalu di Assen Belanda. Namun demikian, Rossi masih unggul di klasemen akhir dengan selisih 5 poin dari Vinales.

Peraih 3 gelar juara dunia kelas 500cc bersama Yamaha itu mengatakan ia belum puas melihat performa Vinales sejak bergabung dengan Yamaha. Namun Rainey yakin Vinales akan bisa meraih hasil yang lebih bagus lagi dan berpotensi untuk bisa meraih gelar juara dunia sekaligus mengalahkan Rossi asalkan Yamaha bisa memfasilitasinya dengan motor yang handal. “Jujur saja, saya berharap banyak dari Vinales, saya berharap ia bisa lebih konsisten. Tapi mungkin karena masih muda, dia masih perlu belajar. Dia sejauh ini sudah bisa tampil dengan baik dan tangguh walaupun Yamaha sedang dilanda masa-masa sulit. Seandainya Yamaha bisa memberinya motor yang snagat bagus pada musim 2019 ini, saya kira Vinales sangat berpotensi untuk merebut gelar juara dunia.”

Rossi Tetap Masih Jadi yang Terbaik di Kelas Premier


Rainey selanjutnya mengatakan bahwa kepercayaan diri Vinales hanya terjadi ketika segala sesuatunya berjalan mulus. Performa Vinales langsung turun ketika berada dalam situasi sulit sehingga hal itu dinilai Rainey sebagai tiitik lemah Vinales. Berbeda dengan Rossi yang tetap mampu membuat perbedaan meskipun berada di situasi yang tak menguntungkan.

Rainey berharap Vinales bisa memperbaiki mentalitas itu pada musim 2019 ini. “Vinales lemah saat awal balapan, padahal itu merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam setiap balapan, terutama di lima lap awal. Vinales harus bisa memperbaiki titik lemah ini. Kuncinya di pengalaman. Bila ia sanggup melakukannya, maka ia akan sangat berpotensi untuk menjadi penantang serius untuk merebut gelar juara dunia.”

Tags
Close