Ulasan

Puig Tak Hiraukan Bila Ducati Menganggap Honda Telah Bersikap Oportunis. Kenapa?

Ciabbati Sesalkan Kebangkitan Lorenzo yang Terlambat

Principal Team Honda Alberto Puig menyadari perekrutan Jorge Lorenzo dari tim Ducati telah memberi kesan seolah Honda adalah tim yang oportunis karena dilakukan ketika Ducati baru merasakan hasil investasi mereka yang sangat besar dengan perekrutan Lorenzo dari Yamaha pada 2016 lalu baru membuahkan hasil ketika Lorenzo berhasil meraih gelar juara perdananya bersama Ducati di seri keenam musim ini yang digelar pada awal Juni lalu di Mugello Italia.

Seperti kita ketahui, Honda Racing Company (HRC) secara resmi mengkonfirmasi bila mereka tidak akan memperpanjang kontrak Dani Pedrosa yang masa kontraknya berakhir di akhir musim ini yang diumumkan satu hari setelah keberhasilan Lorenzo meraih gelar juara di Mugello, Italia.

Satu hari kemudian, HRC kembali mengumumkan kabar yang mengejutkan dengan menyatakan bahwa mereka telah resmi mendapatkan Lorenzo untuk menggantikan Pedrosa.

Puig menyatakan bahwa ia menyadari bila perekrutan Lorenzo tersebut terkesan oportunis.

“Saya tidak tahu apa yang dipikirkan oleh pihak Ducati saat itu. Tapi kami tak peduli karena kami hanya berpikir kami punya kesempatan dan kami memutuskan untuk mengambil kesempatan itu,”kilah Puig.

Sementara itu, Ducati memang senang dengan keberhasilan Lorenzo di Mugello, sayangnya kemenangan itu dianggap terlambat karena seperti yang diutarakan bos Ducati MotoGP Paolo Ciabbati yang dikutip BSN  pada Kamis  (26/7/2018), yang menyebut bahwa Ducati dan Lorenzo sebelumnya telah sepakat bila Lorenzo gagal mempersembahkan kemenangan di seri keempat atau seri kelima maka kedua pihak tak akan membicarakan perpanjangan kontrak baru.  Apalagi Lorenzo juga mengalami DNF di Jerez dan meraih hasil kurang memuaskan di Le Mans yang merupakan arena penyelenggaraaan seri keempat dan kelima.

Ciabbati menduga Lorenzo telah menghubungi Honda sebelum tampil di Mugello karena hasil-hasil yang diraihnya di Jerez dan Le Mans tersebut.

Menelisik sedikit ke periode tersebut, nasib Lorenzo memang sedang berada di ujung tanduk ketika itu. Bahkan ia sempat dikaitkan untuk mengisi line-up tim satelit baru Yamaha yang disponsori oleh Petronas sebagai pengganti Tech 3 yang telah menyatakan diri untuk berpaling ke tim KTM untuk membentuk tim satelit baru.

Suzuki yang sebelumnya juga sempat dinyatakan tertarik untuk merekrut Lorenzo juga akhirnya memutuskan untuk merekrut Joan Mir untuk menggantikan Andrea Iannone dan menjadi tandem Alex Rins  yang membuat peluang Lorenzo bertahan di arena balapan MotoGP World Championship semakin mengecil.

Jadi setelah mengetahui kronologi yang menjadi latar belakang kepindahan Lorenzo ke Honda yang tak diduga sebelumnya ini maka kuat dugaan bila Lorenzo memang telah menghubungi Honda sebelum ia berhasil meraih kemenangan di Mugello sebagaimana dugaan Ciabbati.

Photo: Ducati

Tags
Close