Ulasan

Sejumlah Pebalap Belum Tahu akan Berlabuh di Tim Mana Musim Depan

Quo Vadis Pedrosa, Lorenzo, Smith, Petrucci dan Iannone Musim Depan?

Meskipun musim ini telah memasuki seri keempat yang digelar sejak Jumat ini di Sirkuit Jerez Spanyol, sejumlah pebalap belum memiliki kepastian ke tim mana mereka akan berlabuh musim depan seperti Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo, Bradley Smith, Andrea Iannone, Danilo Petrucci dan beberapa nama lainnya.

Berbeda dengan nama-nama di atas, duo Movistar Yamaha yang terdiri dari pebalap senior Valentino Rossi dan Maverick Vinales sudah memastikan masa depan mereka untuk tetap bertahan hingga akhir 2020 nanti bersama tim pabrikan asal Iwata Jepang itu menyusul pembaharuan kontrak kedua pebalap menjelang seri perdana yang berlangsung di Qatar pada Maret lalu.

Demikian juga halnya dengan juara dunia musim lalu Marc Marquez dari tim Repsol Honda yang juga telah menandatangani kontrak baru yang berlaku hingga akhir 2020 nanti. Selanjutnya ada Johann Zarco dari tim satelit Yamaha Tech 3 yang pada pekan ini telah terkonfirmasi untuk bergabung dengan tim pabrikan asal Austria KTM yang berlaku sejak awal musim depan hingga akhir 2020.

Untuk pemimpin klasemen sementara dari tim Ducati Andrea Dovizioso mendapati situasi yang sedikit berbeda karena sebenarnya ia telah disodori kontrak baru oleh tim pabrikan asal Blogna itu, namun Dovizioso menolak yang dikabarkan akibat runner-up musim lalu tersebut menuntut Ducati memberinya nominal gaji yang lebih besar seiring meroketnya prestasi pebalap berusia 32 tahun itu sejak musim lalu.

Selain itu, rumor yang berkembang kini menyebut bila Dovizioso juga telah penawaran dari tim Honda untuk menggantikan posisi Pedrosa yang telah bergabung bersama Honda MotoGP sejak 2006 lalu. Fakta itu membuat Dovizioso memiliki bargaining position  yang lebih baik walaupun manajernya mengatakan bila kliennya itu tetap ingin melanjutkan kerjasamanya dengan Ducati yang telah diperkuatnya sejak 2013 lalu ketika ia menggantikan posisi Rossi yang memutuskan untuk kembali ke tim Yamaha karena gagal mencetak prestasi.

Selain Pedrosa yang belum menandatangani kontrak baru karena Honda memutuskan untuk menunda dan mencari pebalap alternatif terlebih dahulu, pebalap lainnya yang juga bernasib sama adalah Lorenzo, Iannone dan Petrucci. Untuk kasus Lorenzo, meskipun bos tim Ducati belum lama ini menyebut bila timnya tetap ingin mempertahankan duet Dovizioso dan Lorenzo untuk dua musim berikutnya, namun karena prestasi Lorenzo yang juga belum membaik hingga selesainya seri ketiga musim ini, membuat posisi pebalap yang direkrut dari Yamaha dengan jumlah transfer yang sangat besar dan juga digaji dengan nominal yang sangat besar itu  masih belum jelas untuk musim depan.

Pintu untuk kembali ke Yamaha pun sudah tertutup bagi peraih tiga gelar juara dunia kelas premier itu karena Yamaha telah memutuskan untuk mempertahankan duet Rossi dan Vinales hingga akhir 2020 nanti.
Namun demikian, Lorenzo masih memiliki opsi lainnya bila akhirnya ia terdepak dari tim Ducati karena Suzuki berminat untuk meminangnya demi menggantikan Iannone yang juga digantikannya dari tim Ducati sejak awal musim lalu.

Sedangkan Iannone, sejak pertengahan musim lalu pun sebenarnya telah banyak mendapat kritikan karena prestasinya di musim pertamanya bersama Suzuki Ecstar belum juga membaik, bahkan hingga selesainya musim lalu pun, juara MotoGP Austria 2016 bersama Ducati itu sama sekali gagal mempersembahkan podium bagi Suzuki Ecstar. Iannone baru bisa memecah kebuntuan ketika pada seri ketiga pada 22 April lalu di Circuit of the Americas Austin, Texas sukses meraih podium ketiga yang menjadikan duo Suzuki Ecstar hingga seri ketiga tersebut telah mengoleksi dua posisi podium karena pada seri kedua yang berlangsung di Termas de Rio Hondo Argentina pada 8 April lalu, Alex Rins sukses meraih posisi podium ketiga juga.

Bila Dovizioso, Lorenzo maupun Pedrosa masih bisa bernafas sedikit lega, masa depan Iannone belum jelas sama sekali kecuali bila ia bisa meraih sejumlah prestasi di 16 seri kedepan termasuk yang digelar pada akhir pekan ini di Jerez. Tak berbeda jauh dari Iannone, nasib Smith dan Petrucci juga belum jelas. Bila Smith tergusur menyusul kepastian bergabungnya Zarco dan KTM telah memutuskan untuk mempertahankan Pol Espargaro karena musim lalu ia sukses menembus posisi kesembilan sebanyak dua kali sebagaimana dikutip dari Speedcafe  pada Kamis (3/5/2018), maka demikian pula dengan Petrucci yang sudah bertekad untuk bergabung dengan tim pabrikan Ducati atau tim pabrikan lainnya.

Posisi Petruxx, nama julukan Petrucci ini telah terkonfirmasi akan diisi oleh pebalap Italia lainnya yakni Francesco Bagnaia yang musim ini tampil di ajang balapan Moto2 bersama tim milik Rossi, Sky46.
Namun bila Petrucci mampu tampil sama kompetitifnya dengan musim lalu, bukan tak mungkin ia akan mengisi posisi Lorenzo dan bertandem dengan Dovizioso musim depan. Tapi jangan lupakan pula Iannone, bisa saja Ducati kembali menampilkan duo Andrea musim depan seperti pada periode 2015-2016 lalu.

Semua masih mungkin dan ini akan membuat musim ini semakin menarik karena masing-masing pebalap di atas akan berjuang untuk bisa survive

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close