Pebalap

Musim Balapan 2018 Menjadi Musim Buruk Valentino Rossi

Musim-musim Tanpa Kemenangan yang Dialami Valentino Rossi

Musim balapan 2018 yang usai bulan lalu di Valencia menambah daftar musim-musim tanpa kemenangan yang dialami Valentino Rossi sebab selama bergabung dengan tim Ducati pada 2011 dan 2012 lalu, Rossi juga gagal meraih satu pun kemenangan.

Musim tanpa kemenangan yang dialami Valentino Rossi sepanjang 2018 merupakan hal yang pertama dialaminya sejak ia memperkuat tim pabrikan asal Iwata Jepang ini, karena Valentino Rossi biasanya minimal mampu meraih satu kemenangan dalam satu musim. Sehingga kegagalan pada musim balapan 2018 lalu menambah jumlah musim-musim tanpa kemenangan yang dialami Valentino Rossi.

Hal ini mengingatkan pada Dani Pedrosa yang juga mengalami musim terburuk selama penampilannya di kelas premier bersama tim Repsol Honda. Musim lalu juga menjadi musim pamungkas Pedrosa karena pebalap Spanyol itu memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai pebalap karena musim depan, Pedrosa memulai karier barunya sebagai test rider bersama tim KTM.

Adapun kemenangan terakhir yang berhasil diraih Valentino Rossi terjadi pada Juni 2017 lalu ketika Valentino Rossi berhasil menjuarai MotoGP Belanda di Sirkuit TT Assen. Dengan demikian, Valentino Rossi telah berpuasa gelar juara selama 28 seri grand prix yang diikutinya bersama Yamaha (minus MotoGP Inggris yang terpaksa dibatalkan akibat guyuran hujan lebat).

Namun demikian, catatan prestasi tanpa gelar juara yang dialami Valentino Rossi pada 2018 itu masih lebih baik dibandingkan dengan dua musim tanpa kemenangan sama sekali bersama tim pabrikan Ducati yang diperkuatnya pada periode 2011-2012. Setelah memperkuat Ducati, Valentino Rossi memutuskan untuk kembali ke pangkuan tim Yamaha dan baru bisa lagi meraih kemenangan pada MotoGP Belanda pada 2013, sehingga Valentino Rossi harus merasakan periode terlama tanpa gelar yaitu selama 44 seri (MotoGP Malaysia 2011 tak dihitung karena dibatalkan).

Valentino Rossi masih terikat kontrak dengan Yamaha hingga akhir 2020 nanti. Menarik juga untuk memperhatikan apakah pebalap yang akan genap berusia 40 tahun pada Februari 2019 nanti ini masih bisa meraih kemenangan lagi setelah musim buruk yang dialaminya pada musim balapan 2018 lalu. We’ll see … 🙂

Photo: Automobile

Tags
Close