EventTimUlasan

MotoGP San Marino: Rossi dan Yamaha Kembali Gigit Jari

Nasib Rossi Semakin Nelangsa

Tampil di kandang sendiri dan membawa asa yang cukup besar untuk mengakhiri paceklik gelar bagi dirinya dan tim Yamaha sejak Juni tahun lalu, Valentino Rossi justeru gagal meraih kemenangan pada MotoGP San Marino yang berlangsung di Sirkuit Marco Simoncelli Misano, Italia pada Minggu (9/9/2018) kemarin. Alih-alih bisa meraih kemenangan, justeru nasib Rossi semakin nelangsa karena posisinya di klasemen pun harus turun 1 posisi ke posisi ketiga karena Rossi hanya mampu mencapai finish di posisi ketujuh.

Seperti diketahui, posisi kedua Rossi di klasemen diambil alih oleh kompatriotnya dari tim Ducati Andrea Dovizioso yang sukses menggapai gelar juara dan membuatnya mengumpulkan total 154 point. Sedangkan Rossi harus puas dengan tambahan 9 point saja yang membuatnya kini baru mengumpulkan 151 point dan berada di posisi ketiga.

Masih mujur Jorge Lorenzo terjatuh ketika mendapat tekanan dari Marc Marquez di dua lap tersisa karena apabila Lorenzo mampu meraih podium kedua, Rossi seharusnya turun ke posisi keempat klasemen dan tentu saja akan membuat nasib Rossi semakin nelangsa lagi.

Akhir pekan kemarin, tidak hanya nasib Rossi semakin nelangsa, tetapi juga tim Yamaha, padahal mereka bisa berharap dari Maverick Vinales yang mengawali balapan dari posisi start ketiga. Posisi ketiga kali ini akhirnya justeru diraih oleh pebalap asal Inggris Cal Crutchlow dari tim Honda LCR dan Vinales pun harus puas di posisi kelima.

Dengan demikian, lebih dari satu tahun sudah Yamaha tak kebagian gelar juara dan harus gigit jari menyaksikan Ducati dan Honda saling berganti memperoleh gelar juara.

Sikap tak terpuji Rossi pada konferensi pers dengan menolak berjabat tangan dengan Marquez sehari sebelum dimulainya MotoGP San Marino musim ini juga membuat nasib Rossi semakin nelangsa karena sangat memalukan ditambah dengan kegagalannya untuk menutup akhir pekan kemarin dengan kemenangan manis di hadapan para pendukungnya sendiri.

Dikutip dari Crash pada Senin (10/9/2018), Rossi hanya bisa mengatakan,”Balapan yang sangat sulit sekali dan sangat mengecewakan sekali karena kami gagal tampil kompetitif di depan pendukung saya. Padahal saya berharap banyak untuk bisa lebih bagus daripada sehari sebelumnya pada Free Practice 4, saat performa kami mulai lumayan.”

“Kami sulit untuk memahami situasi yang kami hadapi kini karena semuanya terlihat semakin sulit. Pada sesi warm-up pun kami sudah mulai kesulitan, baik saya maupun Vinales, juga Johann Zarco,”keluh pebalap senior Movistar Yamaha itu.

Nasib Rossi semakin nelangsa karena musim ini tinggal menyisakan 6 seri lagi termasuk seri berikutnya yang akan digelar di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol pada 23 September mendatang yang merupakan salah satu venue yang sangat disukai Marquez, sang pimpinan klasemen.

Photo: GP-inside

Tags
Close