Ulasan

MotoGP Jerman: Espargaro Meminta Maaf Kepada Rins Karena Menjadi Korban dari Ulahnya

Espargaro Akui Terlalu Agresif di Awal Lomba

Pebalap KTM Pol Espargaro menuai kecaman dari pebalap Suzuki Ecstar: Andrea Iannone dan juga dari pebalap Pramac Jack Miller karena merasa sangat dirugikan atas agresifitas pebalap Spanyol tersebut di awal balapan MotoGP Jerman yang berlangsung pada Minggu (15/7/2018) di Sirkuit Sachsenring.

Agresifitas Espargaro itu tak ayal membuat rekan setim Iannone yaitu Alex Rins yang sukses meraih podium 2 di Assen Belanda pada awal bulan ini mengalami kegagalan setelah terjatuh di Tikungan 3 bersama Espargaro dan tak dapat melanjutkan balapannya.

Sedangkan bagi Iannone dan Miller, agresifitas Espargaro itu memang tak sampai membuat mereka mengalami hal yang dialami oleh Rins, akan tetapi membuat posisi keduanya melorot karena harus bergerak di area gravel yang berada di lintasan Sirkuit Sachsenring untuk menghindari nasib nahas seperti yang dialami Rins sehingga sejumlah pebalap lainnya berhasil melewati mereka. Terlebih bagi Iannone karena pebalap asal Italia ini sempat terpuruk ke posisi 20, padahal ia mengawali balapan dari posisi start 8. Iannone akhirnya bisa naik beberapa posisi dan akhirnya mencapai finish di posisi 12.

Iannone menyayangkan dan merasa heran mengapa Espargaro tdak diberikan sanksi akibat ulahnya itu selain sanksi itu bisa menjadi rujukan bagi pebalap lainnya di masa-masa yang akan datang sehingga ulah seperti itu tak lagi terulang.

Sedangkan Miller mengecam lebih keras lagi dengan mengatakan bila Espargaro seperti seorang idiot karena ulahnya itu.

MotoGP Jerman: Iannone Sebut Espargaro Sebagai Biang Kerok Kegagalan Suzuki Ecstar di Sachsenring

Dilansir Autosport  pada Senin (16/7/2018), Espargaro mengatakan permohonan maafnya kepada para pebalap yang mengalami kesialan karena aksinya itu.

“Saya memang yang menyebabkan semuanya. Saya saat itu berada di luar trek di Tikungan 2 dan sedang mencoba memaksimalkan kecepatan motor saya. Sebenarnya saya kira hal itu merupakan hal yang wajar saja,”ujar Espargaro.

“Tetapi memang ketika saya berubah haluan di Tikungan 3, saya sadari hal itu merupakan sebuah kesalahan,”imbuh adik pebalap Aleix Espargaro dari tim Aprilia ini.

“Sangat sial sekali karena kejadiannya di lap pertama. Momentumnya tidak tepat padahal saya sebenarnya memiliki ritme bagus, begitu juga saya menemukan feeling sehingga saya siap untuk mencetak hasil bagus juga,”jelas Espargaro.

“Saya meminta maaf kepada Rins karena senggolan saya apakah senggolan dari motor atau badan saya, saya sendiri juga tak tahu persis. Yang jelas Rins mengalami DNF karenanya,”sesal Espargaro.

Berbeda dengan rekan setimnya yaitu Bradley Smith justeru mampu meraih hasil terbaiknya musim ini dengan mencapai garis finish di posisi 10.

Photo: Autosport

 

Tags
Close