Ulasan

MotoGP Catalunya: Kembali Meraih Kemenangan Musim ini Membuat Lorenzo Menyesali Keputusannya Tinggalkan Ducati?

Lorenzo Menilai Peluangnya untuk Mewujudkan Ambisi Ducati Masih Ada

Jorge Lorenzo yang kembali meraih keberhasilan setelah menang di MotoGP Catalunya yang digelar di Sirkuit Montmelo Barcelona-Catalunya tak bisa menyembunyikan rasa sedihnya karena ia akan meninggalkan tim Ducati akhir musim ini yang dinilainya sudah seperti keluarganya sendiri.

Seperti diketahui, buruknya performa Lorenzo musim lalu dan di lima seri perdana musim ini tak ayal membuat masa depannya menjadi tak pasti di tim pabrikan asal Bologna Italia itu.

Ducati merekrut Lorenzo dari tim Yamaha dengan harapan bisa mempersembahkan gelar juara dunia yang telah lama didambakan setelah Casey Stoner mempersembahkannya pada 2007 silam.

Untuk itu, Ducati tak segan-segan mengeluarkan investasi besar dengan merekrut Lorenzo yang terbukti sukses mempersembahkan 3 gelar juara dunia bagi Yamaha pada 2010, 2012, dan 2015 lalu.

Namun apa daya, jangankan gelar juara dunia, di musim pertamanya Lorenzo tak sekalipun berhasil meraih gelar juara di salah satu seri yang ada.

Pun usai menyelesaikan 5 seri musim ini, Lorenzo justeru baru mampu mengemas 16 point sehingga peringkatnya di klasemen pun masih di posisi ke-14.

Tak ayal, spekulasi tentang masa depannya bermunculan karena Andrea Dovizioso yang menjadi rekannya di tim Ducati telah disodorkan kontrak baru untuk dua musim berikutnya.

Awalnya Lorenzo dispekulasikan akan menyeberang ke tim Suzuki untuk menggantikan Andrea Iannone, lalu terbersit juga kabar bila Lorenzo akan bergabung dengan tim satelit Yamaha dimana ia bisa kembali mengendarai motor M1 Yamaha yang memang sangat dikenalnya dengan baik.

Tetapi seri keenam musim ini di Mugello pada pekan pertama bulan ini menjadi titik balik dari semuanya karena Lorenzo sukses meraih kemenangan di sana dan mempermalukan Valentino Rossi di hadapan Rossifumi, apalagi Rossi mengawali balapan dari pole position.

Tetapi kemudian dikabarkan bila kemenangan Lorenzo untuk Ducati dinilai terlambat dan dua hari setelah kemenangan penting itu, Lorenzo kembali membuat berita dengan mengumumkan akan bergabung bersama Marc Marquez di tim Repsol Honda musim depan menggantikan Dani Pedrosa yang merupakan loyalist Honda.

Usai meraih kemenangan sempurna di Montmelo pada Minggu (17/6/2018) yang melengkapi kebahagiaan Lorenzo sepanjang akhir pekan lalu karena sehari sebelumnya ia juga sukses meraih pole position perdananya bersama Ducati, Lorenzo mengungkapkan perasaan sedihnya karena harus meninggalkan Ducati yang dianggapnya sangat baik memperlakukannya.

Namun demikian, Lorenzo menyadari situasi yang dihadapinya dua pekan lalu itu sehingga ia pun tak kuasa harus meninggalkan ambisinya untuk merebut gelar juara dunia bersama Ducati.

“Saya sedih sekali ketika memutuskan untuk meninggalkan tim Ducati beberapa hari yang lalu karena tim ini selalu memperlakukan saya dengan sangat baik sehingga tim ini layaknya keluarga saya saja,”ujar Lorenzo yang dikutip dari Motorsportsweek  pada Minggu (17/6/2018).

“Keputusan saya itu berarti saya harus melupakan tantangan yang saya terima sebelumnya yaitu untuk mempersembahkan gelar juara dunia.

Tetapi setelah keberhasilannya meraih gelar juara untuk kedua kalinya dalam dua pekan membuat Lorenzo kembali optimis bisa mengakhiri usim dengan gelar juara dunia meskipun ia juga menyadari itu hal yang sangat sulit mengingat Marquez sebagai pimpinan klasemen memiliki point yang cukup lebar selisihnya dari point Lorenzo.

“Keputusan itu sudah dibuat. Tapi kini masa depan saya terlihat cerah dan saya akan mengendarai motor yang sangat kompetitif bersama dukungan tim Ducati. Saya kira peluang untuk merebut gelar juara dunia musim ini bukan hal yang mustahil juga meskipun itu sangat sulit tentunya. Kita lihat saja bagaimana semuanya berjalan,”pungkas Lorenzo.

Photo: Getty Images

Tags

Check Also

Close
Close