EventTimUlasan

MotoGP Aragon: Saatnya Rossi dan Yamaha Menggeliat?

Rossi Sebut Yamaha Telah Siapkan Senjata Rahasia untuk Kalahkan Ducati dan Honda

MotoGP Aragon yang menjadi seri ke-14 musim ini akan menjadi saksi apakah Yamaha semakin memperpanjang masa paceklik mereka dalam 22 seri itu yang juga berarti masa paceklik yang sama mereka rasakan pada dua dekade lalu. Bila Yamaha kembali gagal meraih kemenangan pada akhir pekan ini maka akan menjadi masa paceklik terlama Yamaha dalam menantikan gelar juara. Namun demikian, Valentino Rossi yang terakhir kali berhasil mempersembahkan gelar juara bagi Yamaha pada Juni tahun lalu itu mengatakan bila Yamaha telah memiliki kejutan pada akhir pekan ini karena Yamaha telah siapkan senjata rahasia untuk kalahkan Ducati dan Honda. Benarkah?

Rossi kemudian mengatakan seperti dikutip dari Express bila ia dan timnya kini tengah menantikan seri yang menegangkan.

“Satu seri yang menegangkan kini tengah menunggu kami,”ujar Rossi karena hingga seri ke-13 lalu, Rossi dan Yamaha masih harus bersabar menyaksikan kedigdayaan Ducati dan Honda yang saling berbagi gelar juara.

Gel nails first appeared in the U.S. in the early 1980s, Gel polish
but were met with limited success. At the time, Nail polish
the manufacturers of gel lights and the gel itself had not joined forces, Nail care
not yet recognizing the need to precisely match the intensity of the light to the photoinitiators in the gel.gel nail art
Nail techs and clients soon found out that ­using the wrong light or applying too much gel caused a burning sensation on the client’s fingertips.Nail care
Additionally, education on gel application was limited, leaving nail techs in the dark about the product, and home-use ­systems were introduced around the same time, damaging the reputation of salon-use systems by ­association. gel nail polish color set
By the end of the ‘80s, many companies had pulled their gel products from the market.
Nail gel

Rossi kemudian menyatakan rasa optimismenya menjelang penampilannya di Aragon yang dimulai sejak Jumat ini menyusul hasil ujicoba Yamaha bulan lalu di tempat yang sama. Rossi menyebut Yamaha telah siapkan senjata rahasia untuk kalahkan Ducati dan Honda.

Pekan lalu Rossi juga meminta Yamaha agar tim pabrikan Jepang itu mulai mempertimbangkan mesin V4 seperti yang digunakan Ducati dan Honda ditengah rasa frustasinya setelah kembali gagal meraih kemenangan di seri ke-13 yang berlangsung di hadapan para pendukungnya sendiri di Misano dan juga dalam penantiannya akan respon Yamaha untuk membenahi area elektronik yang menjadi titik terlemah dalam menghadapi persaingan dengan Ducati dan Honda karena telah disampaikannya sejak awal musim ini.

Hasil mengecewakan di hadapan pendukung sendiri di Misano manakala Rossi hanya mampu meraih posisi ketujuh itu pun telah membuat posisinya di klasemen diambil alih oleh rekan senegaranya dari tim Ducati Andrea Dovizioso yang sukses meraih gelar juara di Misano untuk kali pertama dan mengulangi prestasi Casey Stoner yang meraih gelar juara untuk tim pabrikan yang berbasis di Bologna itu pada 2007 lalu.

Pada pekan lalu itu pun Rossi mengatakan bila Ducati dan Honda kini telah berhasil membuat mesin motor mereka sehalus mesin Yamaha karena menurut penilaiannya, pada sekitar 3 atau 4 tahun lalu kedua pabrikan rival itu masih memiliki mesin motor yang kasar.

“Semakin ke sini mesin motor milik tim Ducati dan Honda sudah menyerupai mesin motor Yamaha saja. Saya kira kedua tim rival kami itu telah berhasil mempelajari mesin motor kami dengan baik,”ungkap Rossi.

Lalu kembali ke seri ke-14 di Aragon, apakah memang Yamaha telah siapkan senjata rahasia untuk kalahkan Ducati dan Honda? Atau Yamaha kembali harus legowo menyaksikan kedigdayaan Ducati dan Honda yang akan membuat Yamaha memperpanjang masa paceklik mereka dalam meraih gelar juara? Menarik juga untuk ditunggu … 🙂

Photo: GP-inside

Tags
Close