Pebalap

Lorenzo Yakin Bisa Jadi Juara Dunia Bila Tetap Bersama Ducati

Lorenzo Pernah Merasa Seolah Jadi Raja Dunia Bersama Ducati

Jorge Lorenzo pernah merasa seolah jadi raja dunia setelah mampu membalikkan keadaan bersama tim Ducati setelah sebelumnya sempat dilanda frustrasi sejak bergabung dari tim Yamaha pada awal 2017 lalu.

Seperti diketahui, proses adaptasi yang dilakukan Lorenzo di tim Ducati memang berlangsung lebih lama dari harapan dan hingga seri kelima di musim keduanya, Lorenzo masih terpuruk di posisi ke-14 klasemen. Tetapi setelah sejumlah modifikasi dilakukan terhadap motor Desmosedici GP 18 yang dikendarainya, Lorenzo pun mampu mencetak kemenangan back-to-back yang terjadi pada Juni lalu di Mugello dan Catalunya.

Lorenzo Sesumbar Bisa Ungguli Marquez

Sejak itu, Lorenzo tampil sangat kompetitif sehingga ia berhasil menyabet tiga pole position selain meraih satu kemenangan berikutnya di Austria. “Masa itu sangat spesial karena terjadi setelah satu setengah tahun saya mengalami kesulitan dan sering mendapatkan ketidakberuntungan. Saya kira kemenangan sejati saya baru bisa terjadi di Misano. Dari foto-foto yang ada, jelas terlihat kami sangat menikmati kemenangan yang kami raih di Mugello.”

Cedera Serius Gerus Trend Positif Lorenzo

“Kami kembali berhasil menjadi juara di seri berikutnya, kemudian meraih podium 2 di Brno dan mencetak kemenangan ketiga di Austria setelah bertarung melawan Marc Marquez. Kamilah yang terbaik selama dua bulan itu dan saya merasa seolah menjadi raja dunia dan hanya ketidakberuntungan yang bisa menghentikan kami untuk meraih kemenangan dan podium lagi. Tapi ini kerap terjadi di MotoGP yang merupakan olahraga yang beresiko,” jelas Lorenzo pernah merasa seolah jadi raja dunia.

“Saya melewati tahun yang sempurna, saya juga melewati tahun yang sulit. Tapi setidaknya kami bisa membuktikan bila saya mampu mengendalikan motor Desmosedici dan mengendarainya dengan sangat cepat selain berhasil membuat motor ini menjadi motor yang paling lengkap. Kami pantas berbangga,” terang Lorenzo yang pada musim 2019 nanti bertandem dengan Marc Marquez di tim Repsol Honda ini.

Lorenzo mengaku sangat sedih karena ia gagal mengikuti prestasi Casey Stoner yang meraih gelar juara dunia pada 2007 lalu bersama Ducati. Lorenzo menyayangkan kontraknya bersama Ducati harus berakhir, karena menurutnya, ia yakin bisa mengulang prestasi Stoner untuk mempersembahkan gelar juara dunia kedua bagi pabrikan Italia itu andai kontraknya diperpanjang.

Tags
Close