TimUlasan

Kendala Yamaha di Austria Kembali Terjadi di Misano

Mengecewakan di Misano, Rossi Desak Yamaha untuk Segera Penuhi Permintaannya

Seperti diketahui, Valentino Rossi telah meminta agar pabrikan Yamaha untuk segera membenahi area elektronik motor M1 Yamaha agar lebih kompetitif menghadapi para rival mereka terutama Ducati dan Honda yang disampaikan Rossi sejak awal musim ini. Yamaha memang sejak Juni tahun lalu belum sekalipun memenangkan gelar juara dan yang terakhir terjadi lagi di Sirkuit Marco Simoncelli Misano Italia yang menjadi arena MotoGP San Marino yang merupakan seri ke-13 musim ini. Sudah berulangkali Rossi desak Yamaha untuk segera penuhi permintaannya itu tetapi Yamaha belum juga bisa merealisasikannya. Apakah karena hal itu yang membuat Yamaha harus menyampaikan permintaan maaf kepada Rossi dan Maverick Vinales saat keduanya gagal meraih hasil yang diharapkan seperti di Austria bulan lalu dan terjadi lagi di Misano pada hari Minggu kemarin?

Hari Minggu kemarin bagaikan sebuah mimpi buruk bagi Rossi ketika ia hanya mampu meraih posisi ketujuh di Misano yang sekaligus membuat posisinya di klasemen harus turun satu posisi diambil alih oleh Andrea Dovizioso yang berhasil menjadi juara. Terlebih hasil itu diraihnya di depan para pendukungnya sendiri. Sebuah mimpi buruk yang harus segera dilupakannya dan sekali lagi dengan rasa frustrasi, Rossi desak Yamaha untuk segera penuhi permintaannya.

MotoGP San Marino: Rossi dan Yamaha Kembali Gigit Jari

Tak berbeda dari Rossi, meskipun Vinales mampu mencapai finish di posisi lebih baik dari Rossi, hasil itu tetap dianggap mengecewakan karena pebalap asal Spanyol itu mengawali balapan dari posisi start ketiga di grid terdepan.

“Malang sekali karena saya berharap bisa meraih hasil bagus di Misano, di depan para para sahabat dan para pendukung saya sendiri,”keluh Rossi tak lama setelah menyelesaikan balapannya.

“Harapan saya bisa tampil lebih cepat karena pada Free Practice 4 kemarin, kami bisa tampil lebih lumayan,”jelas Rossi.

“Tapi pada sesi warm-up kami sudah kembali mengalami masalah dengan motor kami, dan bahkan di saat sesi puncak walaupun kondisi yang ada tak berbeda jauh disbanding kemarin,”imbuh Rossi.

Masalah yang dihadapi Rossi sama persis ketika menjelang Kualifikasi pada MotoGP Austria bulan lalu dimana Rossi hanya meraih posisi ke-14 sehingga pebalap veteran ini harus mengawali balapan keesokan harinya di posisi start 14 juga.

“Masalah besarnya adalah kami belum bisa memahami masalah yang kini kami hadapi. Kami harus segera bisa mengatasi hal ini karena saya ingin bisa meraih hasil bagus di seri-seri berikutnya,”ucap Rossi.

Setelah hasil Kualifikasi MotoGP Austria yang sangat mengecewakan itu, pimpinan proyek Yamaha Kouji Tsuya secara terbuka sampai harus menyatakan permintaan maaf kepada Rossi dan Vinales.

Mengomentari hal itu, salah satu pengamat yaitu James Toseland mengatakan kepada Express Sport bahwa Yamaha kini sepertinya menghadapi masalah serius hingga membuat mereka harus meminta maaf kepada para pebalapnya.

“Saya kira ada sedikit kesalahan dengan Yamaha dan mereka sudah sangat terlambat untuk memperbaikinya,”jelas Toseland.

“Hasil-hasil yang diraih Yamaha sejauh ini menunjukkan kesalahan itu, saya kira seseorang dari Yamaha di Jepang sana telah melakukan kesalahan,”imbuh Toseland.

Lebih jauh menurut Toseland, ia heran mengapa Yamaha sampai harus menggelar konferensi pers permintaan maaf yang disampaikan oleh Tsuya.

Rossi Sebut Kesuksesan Ducati dan Honda Tak Terlepas dari Kontribusi Yamaha

Photo: GP-inside

Tags
Close