Spekulasi

Kecuali di Tim Pramac dan Avintia, Dall’Igna Belum Bisa Memastikan Line-up di Tim Aspar Musim Depan

Dall’Igna Menampik Isu Kepindahan Davies ke Tim Aspar

Gigi Dall’Igna yang merupakan manajer Ducati MotoGP belum bisa memastikan line-up salah satu tim satelit Ducati yaitu tim Aspar yang musim ini berganti nama dengan tim Angel Nieto, mantan pebalap tim itu yang meninggal dunia musim lalu.

Seperti diketahui, tim Aspar atau angel Nieto musim ini diperkuat oleh pebalap Republik Ceko Karel Abraham dan pebalap Spanyol Alvaro Bautista.

Sebagaimana informasi yang dirilis oleh Bike Sport News  pada Minggu (13/5/2018) yang menyebut Ducati telah mengadakan pembicaraan dengan salah satu pebalap World Superbike Ducati Chaz Davies yang akan memplotnya untuk menggantikan salah satu antara Abraham dan Bautista per musim depan.

Dall’Igna dengan singkat mengatakan,”Tidak ada pembicaraan dengan Davies tentang kepindahannya ke arena MotoGP.”

Namun demikian, Dall’Igna mengatakan bila timnya tetap akan menghadirkan 8 pebalap musim depan seperti pada beberapa musim terakhir.

Ducati selama beberapa musim terakhir ini memang menghadirkan 3 tim satelit yang terdiri dari tim Avintia, Angel Nieto dan Pramac yang setiap tim itu menampilkan sepasang pebalap sebagaimana tim pabrikan mereka yang sejak musim lalu diperkuat oleh Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo.

Bila tim Avintia tetap akan diperkuat oeh Xavier Simeon dan Tito Rabat untuk dua musim berikutnya sejak musim depan, Pramac telah mengkonfirmasi akan menghadirkan pabalap Moto2 asal Italia Francesco Bagnaia yang menggantikan kompatriotnya Danilo Petrucci sebagai tandem Jack Miller yang mengisi line-up mereka sejak awal musim ini.

Petrucci yang sangat berhasrat tampil bersama tim pabrikan bisa jadi akan bertandem dengan Dovizioso musim depan andaikan prestasi Lorenzo pada beberapa seri kedepan tetap belum bisa memuaskan seperti pada 4 seri terakhir, dengan catatan, Petrucci alias Petruxx bisa tampil lebih baik daripada mantan pebalap Yamaha asal Mallorca Spanyol itu tentunya.

Masa depan Lorenzo memang belum pasti di tim pabrikan asal Bologna itu, padahal kehadirannya di tim Ducati diharapkan akan bisa menghadirkan gelar juara dunia kembali seperti saat Ducati masih diperkuat oleh pebalap Australia Casey Stoner lebih dari satu dekade silam.

Alih-alih, sejak bergabung awal musim lalu hingga seri keempat yang telah diselesaikan musim ini, Lorenzo belum mampu meraih target itu dan masih terlihat kesulitan untuk beradaptasi dengan motor Desmosedici GP 18 milik Ducati yang memiliki karakteristik sangat berbeda dengan motor M1 Yamaha yang telah membawanya meraih 3 gelar juara dunia kelas premier bersama tim pabrikan asal Iwata Jepang itu pada 2010, 2012 dan 2015 lalu.

Photo: Motors Addict

Tags
Close