EventPebalapUlasan

Penyesalan Terlambat Dovizioso di Buriram

Dovizioso Mengaku Telah Salah Terapkan Strategi

Pebalap Ducati asal Italia Andrea Dovizioso mengaku telah salah terapkan strategi sehingga ia harus mengakui keunggulan Marc Marquez yang menjadi juara pada MotoGP Thailand yang berlangsung pada Minggu (7/10/2018) kemarin di Buriram. Dovizioso sendiri harus puas menempati posisi kedua sehingga selisih pointnya semakin tertinggal dari pebalap Repsol Honda itu dimana kini Dovizioso yang berada di posisi kedua klasemen tertinggal 77 point.

Hasil ini sama dengan hasil yang tercipta pada seri ke-14 di Aragon dua pekan sebelumnya manakala Marquez dan Dovizioso juga meraih podium 1 dan 2. Dovizioso mengaku telah salah terapkan strategi karena ia terlalu lama membiarkan Marquez memimpin terlalu lama dan baru berusaha untuk bisa menyusulnya di lap-lap terakhir dalam upayanya untuk bisa menempel ketat Marquez di klasemen agar peluangnya musim ini tetap bisa terjaga.

Marquez dan Dovizioso memang akhirnya terlibat pertarungan ketat di lap-lap terakhir hingga bahkan di tikungan terakhir, tetapi Dovizioso kali ini harus mengakui keunggulan Marquez yang hanya unggul tipis 0,115 detik saja.

Menurut Dovizioso pula sebagaimana dikutip dari Motorsportweek, ia tak seharusnya membiarkan Marquez memimpin terlalu lama sehingga kalau hal itu dilakukannya, maka akhir balapan bisa saja berakhir lain karena ia sempat menyaksikan kendala ban yang dialami Marquez di Tikungan 10.

“Sayangnya saya telah keliru menerapkan strategi karena saya belum bisa mengetahui kelebihan dan kekurangan Marquez karena biasanya di lap-lap terakhir, saya sering mengunggulinya,”ucap Dovizioso.

Dovizioso awalnya berhasil mendahului kompatriotnya dari tim Movistar Yamaha Valentino Rossi yang sempat memimpin beberapa lap. Namun Marquez kemudian berhasil melewatinya di Tikungan 5.

“Ketika Marquez berhasil melewati saya di Tikungan 5, saya berusaha untuk meresponnya langsung karena saya kira saya tak akan memiliki kesempatan lagi hingga di tikungan terakhir,”Dovizioso mengingat.

“Itulah kenapa saya melakukannya karena saya telah kehilangan banyak waktu ketika saya mencoba kembali menyusulnya di Tikungan 6. Apalagi kemudian saya juga sempat melihat ban motornya bermasalah di Tikungan 10,”imbuh Dovizioso.

“Saya kemudian memang berhasil mendekatinya tetapi itu ternyata tidak cukup, jadi saya akui saya memang telah salah menerapkan strategi,”lanjut Dovizioso mengaku telah salah terapkan strategi dan harus membayar mahal karenanya.

Dengan keberhasilan Marquez ini, maka ia pun diprediksi bisa mengunci gelar juara musim ini lebih cepat dari semestinya yang masih menyisakan 4 seri lagi. Marquez bahkan diprediksi akan bisa memastikan gelar juara dunianya yang kelima pada MotoGP Jepang di Sirkuit Twin Ring Motegi dua pekan mendatang.

Musim lalu sebagaimana sama-sama telah kita ketahui, baik Marquez dan Dovizioso harus menentukan gelar juara dunia musim itu di seri pamungkas yang berlangsung di Valencia Spanyol.

Photo: MotoGP

Tags
Close