EventUlasan

Inilah Biang Kerok Pembatalan MotoGP Inggris

Aspal Baru dan Buruknya Kualitas Drainase Sirkuit Silverstone Jadi Biang Kerok Pembatalan MotoGP Inggris

Buruknya aspal dan drainase Sirkuit Silverstone jadi biang kerok pembatalan MotoGP Inggris yang sedianya berlangsung pada Minggu (26/8/2018), namun guyuran hujan lebat yang terjadi saat race day tersebut telah membuat pihak penyelenggara memutuskan untuk membatalkan seri kedua belas tersebut.

FIM Safety Officer Franco Uncini mengatakan mengatakan bila aspal baru Sirkuit Silverstone jadi biang kerok pembatalan itu karena sudah bermasalah sejak pertama kali digunakan.

“Saya ke sini ketika aspal baru mulai dipasang pada akhir Februari lalu,”ujar juara balapan kelas 500cc pada 1982 itu.

Hujan Lebat Tunda MotoGP Inggris

“Saat itu saya melakukan tugas inspeksi dan area Tarmac terlihat sangat bagus. Namun Cal Crutchlow yang melakukan ujicoba pada Maret lalu mengatakan bila sirkuit itu sedikit bergelombang dan pihak pengelola kemudian mulai sedikit membenahinya,”imbuh Uncini.

“Tetapi ketika balapan Formula 1, masih ada bagian sirkuit yang bergelombang. Jadi kualitas sirkuit ini kian memburuk pada periode Maret hingga Juli,”kilah Uncini.

Demikian juga menurut Race director Mike Webb yang menyebut aspal baru dan bruknya kualitas drainase Sirkuit Silverstone jadi biang kerok pembatalan MotoGP Inggris musim ini yang membuat sirkuit yang terletak di wilayah Northampshire tersebut digenangi air ketika hujan lebat mengguyur Sirkuit Silverstone pada hari Minggu kemarin sehingga terlalu beresiko sebagaimana dilaporkan Autosport pada Senin (26/8/2018).

Bulan lalu manakala sirkuit itu juga digunakan sebagai arena balapan Formula 1, para pebalap ketika itu juga menemukan lintasan sirkuit itu yang tidak mulus dan bergelombang. Hal yang sama juga dikemukan oleh sebagian besar pebalap MotoGP di hari pertama MotoGP Inggris yang dimulai sejak Jumat pekan lalu itu.

Pebalap Mercedes asal Inggris Lewis Hamilton juga mengkritiknya dengan mengatakan bahwa Sirkuit Silverstone hanya membuang-buang uang karena sebagian area sirkuit malah menjadi bergelombang.

Menurut Uncini keterbatasan waktu untuk pembenahan diantara dua event balapan yang hanya berselang satu bulan membuat pembenahan tersebut urung dilakukan.

Uncini selanjutnya mengatakan keyakinannya ketika melakukan inspeksi sirkuit tersebut tidak bakal mengalami kondisi seperti hari Minggu kemarin yang banyak digenangi air dan ia tak menduga sama sekali bila akhirnya aspal baru dan buruknya kualitas drainase Sirkuit Silverstone jadi biang kerok pembatalan MotoGP Inggris musim ini.

“Ketika kami mengecek kondisi sirkuit saat itu, kondisinya dalam keadaan kering dan kami memprediksi kondisinya bagus ketika sirkuit dalam kondisi basah karena drainasenya saat itu sangat bagus,”jelas Uncini.

Sementara itu managing director Sirkuit Silverstone Stuart Pringle merasa sangat bersalah atas biang kerok pembatalan MotoGP Inggris musim ini tersebut dengan mengatakan alasan bahwa drainase Sirkuit Silverstone tidak berfungsi optimal. Ia juga meminta maaf kepada para penonton yang harus menunggu selama 4 hingga 6 jam untuk menunggu balapan.

“Kami akan melakukan investigasi serius mengapa hal ini bisa terjadi tetapi saat ini saya belum bisa memberikan jawaban detail,”ujar Pringle.

Photo: Autosport

Tags
Close