KontrakPebalapTim

Iannone Masih Belum Habis Pikir Kenapa Suzuki Melepasnya di Akhir Musim

Iannone Masih Betah di Tim Suzuki Ecstar

Pebalap Italia dari tim Suzuki Ecstar Andrea Iannone mengatakan bahwa ia belum habis pikir kenapa tim pabrikan asal Hamamatsu itu memutuskan untuk melepasnya di akhir musim ini, padahal Iannone masih betah di tim Suzuki Ecstar yang diperkuatnya sejak awal musim lalu itu.

Seperti diketahui, Iannone didatangkan dari tim Ducati untuk menggantikan Maverick Vinales yang memutuskan untuk bertandem dengan Valentino Rossi di tim Movistar Yamaha yang terkonfirmasi sekitar Mei 2016 silam.

Kedatangan Iannone yang berhasil meraih gelar juara perdana bagi Ducati di Spielberg Austria setelah tim Borgo Panigale itu mengalami paceklik gelar setelah kepergian Casey Stoner beberapa musim sebelumnya.

Awalnya kedatangan Iannone sangat diharapkan bisa melanjutkan hasil bagus predesornya Vinales yang juga sukses memecah kebuntuan tim Suzuki Ecstar untuk meraih gelar juara dengan menjadi yang terdepan pada MotoGP Inggris di Silverstone juga pada 2016 lalu.

Namun Iannone yang dijuluki sebagai ‘the Maniac’ itu tak kunjung bisa mencetak prestasi membanggakan. Alih-alih, Iannone justeru sering mengalami kecelakaan dan gagal meraup point.

Di musim perdananya bersama tim Suzuki Ecstar tersebut, Iannone tak sekalipun mampu mempersembahkan podium sehingga sejumlah kritikan bahkan kecaman mulai ditujukan kepadanya, termasuk yang dilontarkan oleh legenda Suzuki Kevin Schwantz yang sampai meminta mantan timnya itu untuk memutuskan kontrak Iannone satu musim lebih awal sebagaimana yang dilakukan oleh tim Aprilia terhadap Sam Lowes.

Di musim keduanya, Iannone mulai menggeliat setelah keberhasilan rekan setimnya berhasil memecah kebuntuan dengan merebut satu posisi podium di seri kedua di Argentina.

Seolah tak mau kalah, Iannone kemudian berhasil naik podium pada seri berikutnya yang berlangsung di Austin, Texas. Tak cukup hanya itu, Iannone kembali menghadirkan podium berikutnya di seri keempat di Jerez.

Sayangnya, Suzuki kemudian memutuskan untuk mendepak Iannone di akhir musim ini, saat kontraknya kadaluarsa.

Iannone pun kemudian memutuskan untuk mencari tim baru untuk musim depan dan tim pabrikan Italia, Aprilia bersedia menampungnya untuk menggantikan posisi Scott Redding.

Akhir pekan lalu, Iannone juga tampil sangat bagus di seri ke-17 yang berlangsung di Phillip Island Australia. Bahkan Marc Marquez dan Valentino Rossi pun memujinya karena ketangguhan Iannone sepanjang akhir pekan lalu di sirkuit yang terletak di tepian pantai indah di luar kota Melbourne itu.

Sayang sekali Iannone gagal meraih gelar juara setelah dikalahkan oleh kompatriotnya Vinales yang sukses mangakhiri paceklik gelar Yamaha pada 25 seri sebelumnya. Iannone sendiri harus puas meraih posisi podium kedua. Podium 2 itu merupakan podium keempat yang dipersembahkan Iannone musim ini.

Dengan semakin membaiknya performa Iannone dan motor GSX-RR milik Suzuki membuat Iannone masih betah di tim Suzuki Ecstar. Sehingga, Iannone masih belum habis pikir kenapa Suzuki melepasnya di akhir musim ini.

Iannone juga mengklaim ia telah banyak memberikan kontribusi pada usaha pengembangan motor GSX-RR selama ini.

Selain itu, hasil-hasil buruk yang diraihnya di musim debutnya bersama Suzuki lebih disebabkan karena spesifikasi motor yang keliru.

“Saya tidak tahu dan saya tak pernah memahaminya, sulit sekali untuk mengatakannya. Musim perdana saya sebenarnya sangat rumit, bukan hanya terjadi dengan saya tetapi juga dengan rekan setim saya,”kilah Iannone.

“Tapi musim ini sangat berbeda sekali dan saya meraih banyak kemajuan seiring dengan sejumlah materi yang saya minta. Begitu juga dengan Alex Rins,”imbuh Iannone.

“Musim lalu memang sangat sulit dan kini saya telah membuat motor kami semakin bagus meski masih banyak hal yang masih perlu dibenahi, setidaknya kini kami berada di arah yang benar,”ungkap Iannone yang musim depan akan digantikan oleh pebalap muda Joan Mir yang telah tekonfirmasi sejak Juni lalu walaupun Iannone masih betah di tim Suzuki Ecstar.

Photo: Autosport

Tags
Close