ProdukTimUlasan

Crutchlow: Honda Sudah Harus Persiapkan Langkah Antisipasi Bila Suatu Saat Marquez Hengkang

Honda Harus Bisa Menciptakan Motor yang User-Friendly

Honda harus bisa menciptakan motor yang user-friendly sebagai salah satu langkah antisipasi yang harus dilakukan oleh salah tim pabrikan dari Jepang itu jikalau Marc Marquez hengkang. Hal itu dikatakan oleh pebalap Honda LCR asal Inggris Cal Crutchlow.

Seperti diketahui, meskipun berstatus sebagai pebalap tim satelit, Crutchlow mendapat kontrak langsung dari Honda Racing Company selain mendapatkan motor dengan spec yang sama seperti digunakan oleh duo Repsol Honda, Marquez dan Dani Pedrosa yang merupakan duo pebalap tim pabrikan.

Selain itu, Crutchlow juga diserahi tugas untuk melakukan berbagai sesi ujicoba dalam rangka pengembangan motor produk Honda tersebut sehingga Crutchlow tahu betul karakteristik motor RC213V tersebut. Apalagi Crutchlow juga sebelumnya pernah bergabung di tim Ducati dan tim satelit Yamaha.

Crutchlow masih merasa motor RC213V yang dikendarainya masih tergolong sulit untuk dikuasainya dengan baik sehingga ia menilai Honda harus bisa menciptakan motor yang user-friendly sebagai salah satu langkah antisipasi jikalau Marquez hengkang. Crutchlow juga menilai motor RC213V memang sangat cocok untuk Marquez yang merupakan tipikal pebalap agresif.

Musim ini, spec motor RC213V terbilang lebih baik dari musim lalu dan Marquez kembali berpeluang besar untuk sekali lagi menorehkan gelar juara dunia bagi Honda. Dengan keunggulan 72 point dari Andrea Dovizioso yang menempati posisi kedua klasemen dimana musim ini hanya menyisakan 5 seri lagi, Marquez diprediksi sudah bisa memastikan gelar juara dunianya yang kelima di Motegi pada 22 Oktober nanti saat mana MotoGP Jepang digelar yang merupakan seri ke-16 musim ini.

“Jika saja dalam dua musim kedepan, Marquez memutuskan untuk pergi maka penggantinya akan kesulitan untuk beradaptasi kecuali motor yang ada nantinya merupakan motor yang netral, tidak seperti motor sekarang yang sangat cocok untuk Marquez,”jelas Crutchlow.

“Saya kira apa yang mereka butuhkan adalah untuk menciptakan motor yang lebih netral, seperti motor yang dimiliki Ducati,”imbuh Crutchlow seperti dikutip dari Autosport.

“Ducati memang pernah memiliki motor yang hanya cocok untuk Casey Stoner walaupun Stoner jelas merupakan pebalap handal yang cakap mengendarai motor apapun dengan sigap dan cepat,”Crutchlow menambahkan.

“Lalu Ducati menciptakan motor yang sangat mudah untuk dikendarai dan membuat mereka bisa tampil dengan cepat,”terang Crutchlow.

“Saya kira motor milik Honda merupakan motor yang sangat spesifik untuk dikendarai dan tidak user-friendly,”ungkap Crutchlow.

“Jadi ketika Honda memiliki talenta baru nantinya, Honda sudah siap sehingga sedari sekarang Honda sudah harus bisa memikirkannya,”ucap Crutchlow mempertegas argumentasinya mengapa Honda harus bisa menciptakan motor yang user-friendly.

Photo: Autosport

Tags
Close