Tim

Ducati Sudah Siapkan Calon Suksesor Petrucci

Dua Nama Pebalap Sudah Siap Jadi Suksesor Petrucci di Tim Ducati

Sporting Director tim Ducati, Paolo Ciabatti menyatakan tim Ducati sudah menyiapkan 2 nama suksesor Danilo Petrucci yang pada musim 2019 ini hanya dikontrak satu musim saja untuk mendampingi Andrea Dovizioso pada 2020 mendatang.

Seperti diketahui, Petrucci terkonfirmasi dipromosikan tim pabrikan Ducati dari tim satelit Pramac Ducati pada Mei 2018 lalu untuk menggantikan Jorge Lorenzo yang kemudian berlabuh di tim Honda. Berbeda dari umumnya para pebalap MotoGP lainnya, Ducati hanya mengontrak Petrucci selama satu musim saja. Namun kontrak Petrucci bisa diperpanjang asalkan pebalap Italia itu mampu menunjukkan hasil-hasil yang memuaskan sepanjang musim 2019 ini. Petrucci kini harus bersaing dengan mantan rekan setimnya di tim Pramac, Jack Miller yang juga difasilitasi dengan spec motor yang sama dengan yang dikendarai Petrucci dan Dovizioso di tim pabrikan. Selain itu, Petrucci juga harus bersaing dengan debutan yang menjadi suksesornya di tim Pramac, Francesco ‘Pecco’ Bagnaia.

“Hasil-hasil yang diraih oleh Petrucci, Miller dan Pecco akan memberi kami bahan pertimbangan sebagai dasar keputusan kami pada 2020 nanti. Jadi kami memiliki tiga kandidat untuk mendampingi Dovizioso,” ujar Ciabatti.

Adapun Pecco sendiri telah menunjukkan kapasitasnya pada dua sesi uji coba pada November lalu. Pecco bahkan sebenarnya telah disodorkan kontrak pada awal musim lalu sebelum Pecco berhasil meraih gelar juara dunia Moto2 2018. “Pecco mendapati musim yang hebat di ajang balapan Moto2. Kami mengontraknya pada Januari 2018 dan memang sepertinya saat itu kami bertaruh. Kami mengontraknya sebagai pertimbangan kami di masa mendatang dan sepertinya keputusan kami tidak keliru. Musim 2019 ini ia mengendarai motor Desmosedici GP18 dan musim lalu kami telah memperlihatkan kehandalan motor kami walaupun saya pribadi mengharapkan Pecco untuk mengendarai motor yang sama dengan pebalap pabrikan kami agar Pecco bisa lebih kompetitif karena menjadi debutan di arena kelas premier itu bukan perkara mudah. Tapi saya yakin Pecco akan mampu belajar dengan cepat dan bisa menjadikan Miller sebagai referensinya.”

Ciabatti sebelumnya menyebut bila Petrucci masih perlu membuktikan kualitasnya dan meraih gelar juara meskipun sejauh ini Petrucci telah berhasil mengemas 4 podium 2. Tapi Ciabatti tidak menargetkan Petrucci untuk bisa mengalahkan Dovizioso sesegera mungkin. “Petrucci akan mendapat lebih banyak tekanan dan dia harus bisa meraih gelar juara dan setidaknya bisa mengakhiri musim di posisi 5 besar. Petrucci tidak kami targetkan untuk bisa mengalahkan Dovizioso, tapi kalau ia bisa, itu tentunya akan menjadi hal yang sempurna. Yang paling utama adalah Petrucci bisa meraih kepercayaan diri daripada berusaha untuk bisa menunjukkan kualitas yang lebih baik daripada Dovizioso.”

Tags
Close