TimUlasan

Dovizioso Ungkap Alasan Mengapa Lorenzo Belum Bisa Meraih Hasil Maksimal Bersama Ducati

Dovizioso Anggap Lorenzo Tidak Bisa Maksimal Kecuali Bersedia Ikuti Sarannya

Andrea Dovizioso memberikan pandangannya terkait belum maksimalnya prestasi rekan setimnya Jorge Lorenzo di tim Ducati sejak direkrut awal musim lalu dari tim Yamaha.

Menurut runner up musim lalu itu, Lorenzo sejauh ini masih menerapkan pendekatan yang sama ketika ia masih membalap bersama Yamaha, padahal motor kedua pabrikan tersebut jelas memiliki karakteristik yang berbeda.

Dovizioso bisa memahami hal itu karena sebelum bergabung dengan Ducati, peraih tiga gelar juara dunia bersama Yamaha itu hanya mengetahui dan memahami karakteristik motor YZR-Yamaha karena memang belum berpengalaman tampil bersama tim lainnya di arena balapan kelas premier.

Untuk itu, Dovizioso menyarankan agar Lorenzo mulai mencoba pendekatan yang berbeda agar Lorenzo bisa meraih hasil maksimal di tim Ducati dan mampu mengamankan posisinya di tim asal Bologna itu musim depan.

Seperti diketahui, alasan Ducati mendatangkan Lorenzo adalah untuk bisa meraih kejayaan mereka kembali setelah kepergian Casey Stoner yang berhasil mempersembahkan satu gelar juara dunia bagi Ducati pada 2007 lalu.

Untuk mewujudkan ambisi mereka itu, Ducati tak segan-segan menginvestasikan dana yang cukup besar bagi Lorenzo termasuk memberikannya jumlah bayaran per musim yang sangat besar pula.

Tetapi hingga usainya seri kelima musim ini, Lorenzo belum juga mampu meraih kemenangan sama sekali. Bahkan bila dibandingkan dengan pencapaian Lorenzo pada periode yang sama musim lalu, prestasi Lorenzo musim lalu justeru lebih bagus karena pada seri keempat musim itu, Lorenzo sudah bisa mempersembahkan satu posisi podium yang diraihnya di seri keempat di Jerez.

Sedangkan musim ini, menjelang berlangsungnya seri keenam yang akan digelar akhir pekan ini di Sirkuit Mugello Italia, Lorenzo telah dua kali mengalami DNF yang didapatnya di Losail Qatar dan di Jerez.

Akibatnya, mantan rekan setim Valentino Rossi itu baru mampu menduduki posisi keempat belas klasemen sementara dengan torehan 11 point.

Lorenzo juga tertinggal dari Dovizioso yang musim lalu berhasil mencetak enam kemenangan hingga membawanya menjadi kandidat serius dalam perebutan gelar juara dunia musim lalu yang ditentukan hingga seri terakhir di Valencia yang akhirnya kembali diraih Marc Marquez dari tim Repsol Honda.

Walau kini terpelanting ke posisi kesembilan akibat dua kali DNF yang diraihnya di dua seri terakhir, Dovizioso telah mencetak satu kemenangan yang diraihnya di seri pembuka yang digelar di Losail Qatar pada Maret lalu. Jadi Lorenzo yang diharapkan sebagai pebalap utama, justeru tertinggal dari pebalap kedua.

Hasil-hasil itu tentu saja membuat petinggi Ducati berpikir ulang untuk tetap mempertahankan Lorenzo sehingga masa depannya bersama Ducati pun kini terancam. Padahal Dovizioso sudah memastikan tempatnya di tim itu hingga dua musim berikutnya yang dikonfirmasi menjelang seri kelima di Le Mans pada awal Mei ini.

Bila saja Lorenzo tak juga mampu meraih hasil maksimal hingga paruh musim ini, maka Lorenzo mesti mulai mempertimbangkan untuk bergabung dengan tim-tim satelit karena line up di tim-tim pabrikan sepertinya kian menyempit sebagaimana yang kami beritakan sebelumnya.

Dilansir Autosport  pada Senin (28/5/2018), Dovizioso mengatakan,”Terdapat banyak aspek yang harus dipertimbangkan agar pebalap tetap bisa meraih hasil maksimal di arena balapan MotoGP pada masa sekarang.”

Dovizioso bahkan menyebut bila Lorenzo tetap dengan pendekatannya selama ini, maka Lorenzo tak akan mampu meraih kemenangan bersama Ducati.

Photo: GP-inside

Tags
Close