PebalapTimUlasan

Dovizioso Tak Sependapat dengan Manajer Tim Ducati

Dovizioso Anggap Ducati Bodoh Bila Abaikan Marquez

Andrea Dovizioso memberikan pendapatnya terkait pendapat yang disampaikan oleh manajer tim Ducati Davide Tardozzi yang menyebut tak akan pernah mempertimbangkan Marc Marquez sebagai bagian tim mereka di masa yang akan datang. Alih-alih, Dovizioso anggap Ducati bodoh bila abaikan Marquez yang musim ini selangkah lagi untuk bisa merengkuh gelar juara dunianya yang kelima di kelas premier itu.

Pernyataan Tardozzi itu sendiri sebenarnya merupakan responnya terkait pemberitaan berbagai media di Italia yang menyebutkan Ducati kini tengah berusaha untuk menjalin komunikasi dengan pebalap Repsol Honda itu.

Tardozzi juga dengan tegas mengatakan bila Marquez tidak masuk dalam rencana mereka di masa depan karena mereka percaya dengan kemampuan Dovizioso untuk bisa membawa mereka meraih gelar juara dunia lagi seperti hal yang dilakukan Casey Stoner pada 2007 lalu.

Sebelumnya Ducati berharap banyak dari Jorge Lorenzo tetapi pada sekitar Mei lalu mereka akhirnya memutuskan untuk melepas Lorenzo dan lebih memilih line-up Dovizioso dan Danilo Petrucci untuk musim depan karena pihak Ducati kecewa dengan lamanya masa adaptasi Lorenzo bersama Ducati. Ketika itu Lorenzo memang belum sekalipun berhasil mengemas gelar juara sejak direkrut di awal musim lalu dari Yamaha.

Namun biarpun Tardozzi menyatakan keyakinannya akan kemampuan Dovizioso, peraih runner- up musim lalu itu tak sependapat dengan pernyataan bosnya itu karena Dovizioso anggap Ducati bodoh bila abaikan Marquez.

“Bodoh bila Ducati untuk berpikir seperti itu, sama bodohnya bila Honda juga berpikir untuk tidak akan mempertahankannya,”jelas Dovizioso.

Dovizioso juga menilai masa dua tahun bukan waktu yang sebentar, jadi ia menilai hal seperti itu masih terlalu dini untuk dibicarakan.
Marquez dan umumnya pebalap yang berada di grid MotoGP World Championship musim ini terikat kontrak hingga akhir 2020 nanti dan Marquez memiliki kesempatan untuk mencoba tantangan baru dengan bergabung dengan tim lain selain Honda.

Apalagi sebagian pihak juga menyatakan bila Marquez perlu membuktikan kualitasnya tidak hanya bersama Honda tetapi juga dengan tim lainnya sebagaimana yang dilakukan oleh Valentino Rossi dan Stoner dimana keduanya berhasil mempersembahkan gelar juara dunia di dua tim yang berbeda.

Photo:Autosport

Tags
Close