Ulasan

Dovizioso Sebut Ketahanan Ban Menjadi Masalah Utama Ducati Musim ini

Walau Terpaut 61 Point dari Marquez, Dovizioso Tetap Mengklaim Gelar Juara Dunia Masih Mungkin Diraihnya Musim ini

Pebalap Ducati Andrea Dovizioso menyebutkan bila factor ban menjadi alasan utama mengapa ia belum lagi mampu meraih gelar juara musim ini setelah memenangkan seri perdana yang berlangsung di Sirkuit Losail Qatar pada Maret lalu.

Seperti diketahui, pada seri kedelapan yang digelar di Sirkuit TT Assen Belanda pada akhir pekan lalu, Dovizioso hanya mampu meraih posisi keempat dan pebalap berusia 32 tahun ini berkilah bila ia terkendala dengan ketahanan ban motornya yang menjadi alasan  utama mengapa ia belum lagi bisa meraih gelar juara di tujuh seri terakhir.

Padahal menurut Dovizioso, faktor ketahanan ban tersebut menjadi kunci utama mengapa ia bisa memperoleh 6 gelar juara musim lalu dan membawanya ke posisi runner-up di klasemen akhir.

Pada penampilannya di TT Assen akhir pekan lalu, Dovizioso gagal memberikan perlawanan kepada Marc Marquez di lap-lap terakhir hingga akhirnya pebalap Repsol Honda itu sukses menggapai gelar juara keempatnya musim ini. Dovizioso berkilah ban belakang motornya sudah banyak tergerus ketika itu.

“Kami sudah tertinggal di 8 lap terakhir karena saya sudah tak bisa lagi memaksimalkan kecepatan motor saya,”ujar Dovizioso.

“Itulah kenapa saya tak bisa menyaingi Marquez dan gagal meraih podium. Itu menjadi kelemahan kami pada akhir pekan kemarin,”jelas Dovizioso yang musim depan akan bertandem dengan Danilo Petrucci ini seperti dikutip dari Autosport  pada Rabu (4/7/2018).

“Tetapi finish di posisi kedelapan tetap membuat saya senang karena saya memang sudah sangat kesulitan untuk memacu motor saya. Posisi keempat yang saya raih ini karena saya berada di posisi yang tepat dan momentum yang tepat. Jadi bukan karena faktor kecepatan motor kami,”ungkap Dovizioso.

“Yang membuat saya senang adalah karena saya mampu mengendarai motor saya dengan baik dengan situasi sulit yang sama hadapi. Tapi selanjutnya kami harus bisa mengatasi kendala ban belakang ini. Musim ini kendala utama kami memang pada ketahanan ban ketika balapan memasuki fase akhir. Padahal musim lalu, kami masih bisa mengatasinya. Beda sekali dengan musim ini,”keluh Dovizioso.

Dengan hanya menggapai posisi keempat di TT Assen itu membuat Dovizioso hanya mampu naik 3 posisi yaitu dari posisi kedelapan menjadi ke posisi kelima berkat tambahan 13 point tapi masih berselang 61 point dari Marquez di puncak klasemen yang telah mengantongi 140 point.

Namun demikian, Dovizioso menganggap kesempatannya untuk menjadi juara dunia masih tetap terbuka asalkan Ducati mampu membenahi kendala ketahanan ban yang menjadi masalah utama timnya itu.

“Bila melihat klasemen dan juga melihat balapan di seri kedelapan kemarin dan bila kita mencoba bersikap obyektif, maka saya akui sangat sulit untuk bisa mengalahkan Marquez. Tetapi itu bukanlah hal yang mustahil,”terang Dovizioso.

“Fokus saya sekarang bukan ke sana dan saya membalap bukan untuk menciptakan situasi yang tak wajar. Sekali lagi kami harus membenahi kelemahan kami. Kalau hal ini sudah bisa kami benahi, maka kami bisa memikirkan hal lainnya. Saat ini Marquez jelas sangat sulit untuk dikalahkan bila kita masih memiliki sejumlah kelemahan karena Marquez telah unggul dengan selisih point yang sangat besar,”pungkas Dovizioso.

Photo: Motorsportal

Tags
Close