Pebalap

Curhat Lorenzo Ketika Merasa Sangat Frustrasi di Tim Ducati

Lorenzo Sempat Dibayangi untuk Pensiun dengan Perasaan Nelangsa

Pebalap anyar tim Repsol Honda Jorge Lorenzo menganggap pengalamannya selama dua musim memperkuat tim Ducati telah menjadikan pengalamannya sebagai pebalap semakin komplit walaupun sebelumnya Lorenzo sempat dibayangi untuk pensiun dengan perasaan nelangsa.

Lorenzo mengakui musim perdananya di tim Ducati berjalan di luar dugaannya karena ia ternyata kesulitan untuk beradaptasi dan sempat membuatnya sangat frustrasi. Lorenzo sempat dibayangi untuk pensiun dengan perasaan nelangsa dari arena yang telah memberinya 3 gelar juara dunia di kelas premier bersama tim Yamaha itu sebelumnya.

“Sebuah ujian mental yang sangat sulit sekali. Saya harus berlatih lebih keras lagi tetapi hasilnya masih belum terlihat. Saat itu saya terpikir untuk pensiun dan membuat saya depresi karena nilai diri kita dilihat dari hasil balapan terakhir,” ujar Lorenzo.

“Biasanya saat terpikir untuk pensiun, saya merasa senang dan lega karena saya akan terbebas dari semua tekanan atau mengalami cedera. Tetapi saat itu, saya justeru merasa depresi.”

“Memang saat itu saya nyaris memutuskan untuk pensiun saja walaupun saat itu saya juga memiliki opsi lainnya yaitu untuk memperkuat tim satelit Yamaha. Sebuah opsi yang tak buruk sebetulnya, tetapi itu bukanlah opsi yang saya inginkan,” ungkap Lorenzo.

Kerja keras Lorenzo mulai membuahkan hasil tatkala Lorenzo mencatat sukses di Mugello Italia yang menjadi arena seri ketujuh di musim keduanya bersama Ducati.Tak cukup hanya itu, di seri berikutnya, pebalap asal Mallorca Spanyol ini kembali meraih sukses dengan memenangkan MotoGP Catalunya pada Juni lalu.

Merefleksikan pengalamannya selama memperkuat Ducati, Lorenzo berkilah ia sudah sangat nyaman di tim Yamaha sebelumnya karena ia telah bisa mewujudkan cita-cita masa kecilnya untuk menjadi seorang juara MotoGP. Hal itu telah membuatnya tak banyak menghabiskan waktu untuk tetap belajar.

Seperti diketahui, Lorenzo akan menjadi tandem Marc Marquez di tim Repsol Honda musim depan yang terkonfirmasi sehari setelah keberhasilan Lorenzo menggapai kemenangan pertamanya bersama Ducati di Mugello itu.

Lorenzo mengibaratkan pengalaman bersama tim pabrikan Italia seperti orang yang mencoba belajar menulis dari tangan kiri karena sebelumnya ia hanya bisa menulis dari tangan kanan. Lorenzo kemudian menganggap pengalamannya selama dua musim memperkuat tim Ducati itu telah membuat pengalamannya sebagai pebalap semakin komplit.

Photo: GPOne

Tags
Close