Tim

Ciabbati Klaim Motor Desmosedici GP Sudah Semakin Tangguh di Paruh Pertama Musim ini

Ciabbati Sayangkan Pebalapnya Banyak  Kehilangan Point

Bos Ducati Paolo Ciabbati mengklaim performa motor Desmosedici GP yang dikendarai oleh para pebalap Ducati serta para pebalap tim-tim satelit mereka kini semakin kompetitif dan tangguh di hampir semua arena balapan MotoGP pada paruh pertama musim ini.

Namun demikian, Ciabbati juga menyayangkan bila Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo telah banyak kehilangan point karena mengalami kecelakaan sehingga posisi mereka di klasemen belum begitu menggembirakan karena baru menempati posisi teratas keempat melalui Dovizioso. Ssedangkan Lorenzo yang telah memenangkan dua gelar di paruh pertama ini belum bisa masuk posisi 5 besar klasemen.

Ciabatti mengatakan,”Secara keseluruhan, kami melihat ada peningkatan positif yang kami raih. Kami juga mengawali musim ini dengan sangat baik melalui Dovizioso di Qatar, tetapi kemudian kami mengalami kesulitan di Argentina dan Austin.”

“Tetapi ketika kami kembali ke Eropa, motor kami mulai tampil sangat kompetitif di semua sirkuit,”imbuh Ciabbati.

“Saya belum bisa mengatakan apakah kami begitu gembira dengan pencapaian kami sejauh ini karena kami kehilangan banyak point akibat kecelakaan yang kami alami sehingga posisi kami di klasemen tidak begitu menggembirakan,”ungkap Ciabbati sebagaimana dikutip dari Motorsportweeek  pada Rabu (25/7/2018).

“Yang membuat puas adalah kenyataan bahwa motor Desmosedici milik kami kini semakin kompetitif dan tangguh hampir di semua sirkuit,”pungkas Ciabbati.

Sementara itu, Danilo Petrucci dari tim Pramac yang merupakan tim satelit Ducati mengatakan bila kesembilan seri yang telah dijalani musim ini menunjukkan persaingan yang semakin ketat dan sudah tidak ada lagi jaminan bahwa motor-motor tim-tim tertentu akan mampu mendominasi pada sirkuit-sirkuit tertentu seperti pada musim-musim sebelumnya.

Petrucci memberi contoh ketika Honda yang biasanya kesulitan di Losail Qatar,musim ini justeru nyaris meraih gelar juara di sana sebelum akhirnya harus puas di posisi runner-up. Begitu juga di seri kesembilan di Sachsenring dimana motor Desmosedici yang dikendarainya musim ini bisa memberikan perlawanan terhadap dominasi Honda secara signifikan.

Photo:Motor-Addict

 

Tags
Close