Pebalap

Cedera Serius Gerus Trend Positif Lorenzo

Perjalanan Lorenzo Sepanjang Musim 2018 Bersama Ducati

Di musim keduanya bersama tim Ducati, terutama di lima seri awal, hasil-hasil yang diraih Jorge Lorenzo tak juga kunjung menunjukkan perkembangan signifikan dan di masa-masa inilah yang membuat Lorenzo frustrasi dan bahkan sempat membuatnya berpikir untuk pensiun. Namun di seri keenam dan ketujuh, Lorenzo bisa bangkit dengan memenangkan kedua seri itu. Sayangnya, cedera di Aragon dan di Buriram membuat Lorenzo harus menepi di 4 seri. Itulah perjalanan Lorenzo sepanjang musim 2018 bersama Ducati

Menjelang seri keenam di Mugello, Ducati akhirnya memutuskan untuk tidak lagi memperpanjang kontrak Lorenzo untuk musim berikutnya. Posisi Lorenzo di klasemen pun bahkan tertinggal jauh dari para pebalap tim satelit Ducati seperti Danilo Petrucci, Jack Miller dan Tito Rabat. Namun Alberto Puig yang menjabat posisi sebagai manajer tim Repsol Honda kemudian memutuskan untuk merekrutnya untuk menggantikan Dani Pedrosa.

Bulan Juni merupakan bulan krusial bagi mantan pebalap Yamaha dan peraih 3 gelar juara dunia di kelas premier ini karena di bulan inilah Lorenzo mampu membalikkan keadaan dengan keberhasilannya meraih kemenangan di dua seri beruntun yang digelar di Mugello dan Catalunya. Modifikasi yang dilakukan pada motor Desmosedici GP 18 yang dikendarainya dinilai sebagai salah satu faktor kunci membaiknya penampilan Lorenzo. Kemudian di tiga seri di paruh kedua, grafik penampilan Lorenzo kembali mengalami trend positif dengan keberhasilannya meraih posisi podium di Brno, kemudian dilanjutkan dengan satu kemenangan berikutnya di Austria yang dinilai sebagai puncak penampilannya bersama Ducati setelah memenangkan duel dengan Marc Marquez di lap terakhir.

Pada seri berikutnya di Misano, setelah sukses meraih pole position pada Kualifikasi, Lorenzo kemudian terjatuh di sesi puncak. Padahal ketika itu Lorenzo sangat kompetitif. Kesialan Lorenzo terjadi di seri selanjutnya yang digelar di Sirkuit MotorLand Aragon, Setelah Lorenzo kembali sukses menjadi pebalap tercepat pada Kualifikasi, Lorenzo kembali terjatuh di sesi puncak. Kali ini Lorenzo mengalami cedera cukup serius pada kaki kanannya. Kesialan Lorenzo berlanjut ketika mengikuti sesi Free Practice di seri ke-15 di Buriram, Thailand yang memaksanya harus melupakan seri grand prix perdana yang digelar di negeri pagoda itu.

Meski dalam kondisi yang tidak sepenuhnya prima, Lorenzo mencoba ‘comeback’ di seri ke-16 yang berlangsung di Sirkuit Twin Ring Motegi, Jepang. Tetapi Lorenzo kemudian memutuskan untuk mengundurkan diri setelah menjajal sirkuit selama dua lap. Ducati kemudian mengumumkan Lorenzo juga belum bisa tampil di seri berikutnya yang berlangsung di Australia dan menggantikan posisinya dengan pebalap tim satelit Ducati, Alvaro Bautista yang sukses meriah posisi kelima di Motegi. Bautista kemudian berhasil meraih posisi keempat di Australia yang sekaligus menjadi pencapaian terbaiknya musim lalu. Lorenzo kembali mencoba untuk kembali ke arena di Sepang Malaysia.

Namun Lorenzo kembali memutuskan untuk menarik diri karena kondisi cederanya belum sepenuhnya pulih. Dengan demikian, Lorenzo harus menepi di 4 seri yang membuat jumlah poinnya tak beranjak dari 130 poin. MotoGP Malaysia itu ternyata berbuntut dengan perseteruan Lorenzo dengan rekan setimnya, Andrea Dovizioso menyusul komentar pebalap Italia itu dalam satu wawancara yang terkesan seolah tidak terlalu peduli dengan kondisi Lorenzo. Lorenzo kemudian menyindir Dovizioso pada akun media sosialnya yang menyulut ketegangan. Pihak manajemen Ducati pun akhirnya turun tangan untuk melakukan mediasi di Milan di sela-sela penyelenggaraan pameran otomotif di kota mode itu.

Lorenzo akhirnya bisa tampil di seri pamungkas di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia yang sekaligus menjadi penampilan terakhirnya bersama tim Ducati. Saat itu Lorenzo hanya mampu mengakhiri balapan di posisi 12 dan meraup 4 poin sehingga poin keseluruhan yang diraih Lorenzo menjadi 134 poin dan mengakhiri musim di posisi kesembilan klasemen dengan torehan 3 kemenangan dan 4 posisi podium lainnya. Itulah perjalanan Lorenzo sepanjang musim 2018 bersama Ducati …

Tags
Close