EventTimUlasan

Biarpun Yamaha Sedang Terpuruk, Rossi Masih Tunjukkan Kelasnya

MotoGP Aragon Masih Membuktikan Kehebatan Rossi

Seperti diketahui, performa Yamaha kini sedang berada dalam fase suram yang telah menjadikan tim pabrikan asal Iwata Jepang ini merasakan periode paceklik gelar juara terlama dalam sejarah mereka yang terentang sejak seri ke-8 musim lalu hingga seri ke-14 musim ini. Namun demikian, Valentino Rossi sebagai pebalap andalan mereka masih bisa menunjukkan kelasnya, salah satunya pada akhir pekan lalu ketika pebalap asal Tavullia itu harus mengawali balapannya dari posisi start 18 menyusul hasil Kualifikasi kedua yang mengecewakan yang digelar sehari sebelum race day. Meskipun Rossi gagal masuk posisi 5 besar, Rossi akhirnya tetap bisa meraup 8 point sehingga posisinya di klasemen tetap berada di posisi ketiga dan ternyata MotoGP Aragon masih membuktikan kehebatan Rossi, seperti hal yang ditunjukkannya musim lalu ketika harus membalap masih dalam kondisi cedera akibat kecelakaan yang didapatnya menjelang seri ke-13 di Misano musim lalu. Di musim lalu itu Rossi bahkan bisa meraih posisi finish di posisi kelima.

Kendala area elektronik masih menjadi titik terlemah Yamaha musim ini dan hal ini telah disampaikan oleh Rossi di awal musim tetapi para engineer Yamaha di Jepang belum bisa mengatasi kendala yang telah membuat Yamaha kalah bersaing dari dua tim rival utama mereka yaitu Ducati dan Honda.

Yamaha memang telah mendatangkan Micehel Gadda yang merupakan pakar untuk mengatasi kendala tersebut. Gadda sebelumnya merupakan engineer yang ditugasi Yamaha untuk arena balapan lainnya yang juga diikuti Yamaha yaitu WorldSBK.

Mengomentari hasil yang diraihnya di MotorLand Aragon dimana Rossi masih membuktikan kehebatan Rossi itu, pebalap yang dijuluki sebagai ‘the Doctor’ dan berusia 39 tahun ini mengatakan,”Kami melakukan sejumlah modifikasi pada settingan motor kami karena kami memang tengah berupaya untuk melakukan pendekatan yang berbeda yang kami khususkan agar bisa maksimal di arena.”

“Hasil yang saya raih ternyata lebih baik dari dugaan saya sebelumnya karena saya sebetulnya tak terlalu cepat tetapi untungnya motor kami bisa tampil konsisten. Selain itu saya juga menemukan feeling dengan motor yang saya kendarai sehingga saya berhasil naik beberapa posisi dan meraih sejumlah point,”jelas Rossi seperti diutip dari MotoGP.

Rossi kini masih berada di posisi ketiga klasemen dan unggul 29 point dari rekan setimnya Maverick Vinales dan juga pebalap Ducati Jorge Lorenzo yang sama-sama memiliki 130 point.

Sementara itu, pelatih Rossi Luca Cadalora mengatakan bila pebalapnya memang cukup mengeluhkan performa motor M1 musim ini karena seandainya Rossi memiliki motor dengan performa lebih baik, Cadalora yakin pebalapnya bisa mencatat hasil yang jauh lebih baik lagi karena walaupun Rossi terkendala dengan motornya musim ini, MotoGP Aragon masih membuktikan kehebatan Rossi.

Rossi sendiri mengatakan bila Yamaha tahu apa yang harus dibenahi. Ujicoba yang dilakukan sehari setelah seri pamungkas di Valencia nanti akan dapat memberikan gambaran kepada kita sejauh mana kira-kira performa motor M1 Yamaha 2019 sepanjang musim depan. Apakah Yamaha bisa mengatasi segala kendala yang mereka hadapi sepanjang musim ini? We’ll see … 🙂

Selain itu, 5 seri tersisa musim ini sangat menarik untuk disaksikan apakah Rossi masih bisa menunjukkan kelasnya seperti apa yang kita saksikan pada MotoGP Aragon di akhir pekan lalu.

Photo: Autosport

Tags
Close