TimUlasan

Akhirnya Lorenzo dan Dovizioso Berseteru Juga

Jelang MotoGP Ceko, Hubungan Duo Ducati Mulai Memanas

Akhirnya hubungan dua pebalap Ducati Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso mulai memanas menjelang berlangsungnya seri kesepuluh yang berlangsung sejak Jumat (3/8/2018) di Sirkuit Brno Republik Ceko.

Lorenzo, yang datang ke Ducati sejak awal musim lalu dan akan meninggalkan tim itu pada akhir musim nanti menyusul kesepakatannya dengan Honda telah menuding Dovizioso telah mencoba merusak rencananya sejak awal musim ini.

Sedangkan Dovizioso yang tampil lebih baik dibanding Lorenzo musim lalu sebelum Lorenzo menang di Mugello dan Barcelona mengatakan bila pendekatan Lorenzo dalam mengendarai motor Desmosedici GP tidak cocok sama sekali.

Kini kedua pebalap hanya berselang 3 point dimana Dovizioso berada di posisi keempat klasemen sementara dengan torehan 88 point menjelang seri kesepuluh di Brno kali ini.

Berbicara kepada harian olahraga Spanyol, Marca yang dikutip dari Autosport  pada Jumat (3/8/2018), Dovizioso mengatakan,”Lorenzo memang telah memenangkan dua seri tetapi ia masih belum bisa menemukan solusi yang tengah dihadapinya yaitu kesalahan dalam pendekatan beradaptasi.”

“Jadi saya masih belum bisa menarik ucapan saya sebelumnya karena Lorenzo datang ke Ducati tidak hanya sekedar untuk menang di dua seri,”jelas Dovizioso.

Sedangkan Lorenzo mengatakan bila ia sedikit muak dengan situasi tersebut padahal ia tetap memberikan aplaus ketika Dovizioso sukses meraih kemenangan.

“Seperti yang pernah saya katakan di Argentina, komentar Dovizioso sungguh merupakan kejutan besar bagi saya. Tetapi Anda bisa perhatikan sendiri kalau saya benar. Dia mencoba mengacaukan dan menyerang saya. Saya tidak berbohong. Kini ia masih bersikap sama. Dia bilang cara saya tidak tepat,”keluh Lorenzo.

Lorenzo menambahkan,”Dovizioso mengatakan kalau cara saya tidak tepat tetapi saya telah memenangkan tiga gelar juara dunia dan meraih 46 kemenangan.”

“Dan di musim kedua saya bersama Ducati, saya sering tampil lebih cepat darinya. Mungkin saya harus melihat secara seksama di musim terbaiknya ketika ia meraih runner up musim lalu. Kini ia lebih sering menempati posisi ketujuh atau keempat,”lanjut Lorenzo.

“Saya akan mengatakan kepadanya agar ia berkonsentrasi saja dengan dirinya dan membiarkan saya pergi. Biasanya kalau Lorenzo sudah marah, maka efeknya tidak bagus buat Anda,”ujar Lorenzo dengan nada kesal.

Meresponi pernyataan Lorenzo tersebut, Dovizioso justeru mengatakan bila ia tak ingin hubungannya diwarnai konflik dan berharap hubunan diantara mereka bisa seperti awal musim lalu ketika Lorenzo datang ke tim Ducati.

“Saya kira dia belum paham dengan apa yang terjadi tetapi hubungan kami yang kami mulai sejak awal musim lalu yang sama-sama penuh dengan sikap respek tetap bisa dipertahankan. Tak ada masaah khusus. Bila ia berpikir lain, itu masalahnya sendiri,”pungkas Dovizioso.

Photo: Autosport

Tags
Close