Tim

Leitner Yakin Pedrosa Bisa Angkat Prestasi Tim KTM

Leitner Tak Mempermasalahkan Bobot dan Postur Tubuh Pedrosa

Bos tim KTM, Mike Leitner merasa optimistis Dani Pedrosa yang kini menjadi test rider di timnya bakal bisa mengangkat prestasi KTM di arena kelas premier. Selain itu, Leitner tak mempermasalahkan bobot dan postur tubuh Pedrosa yang merupakan mantan pebalap Repsol Honda itu yang menurut sebagian kalangan kurang cocok untuk menjadi test rider.

Tak lama setelah konfirmasi yang disampaikan Pedrosa sekitar Juli lalu atas keputusannya untuk pensiun di akhir musim 2018 membuat tim KTM langsung menargetkan Pedrosa untuk menjadikannya sebagai test rider seiring dengan cedera yang didapat oleh test rider mereka kala itu, Mika Kallio. Tak hadirnya Kallio dalam beberapa sesi uji coba KTM diyakini sebagai salah satu faktor mengapa tim pabrikan Austria itu tak bisa meraih hasil yang lebih baik di paruh kedua musim.

Espargaro Tak Bakal Tersinggung Dengan Kritikan Pedrosa

Namun sebagian pihak mempertanyakan mengapa KTM memilih Pedrosa untuk dijadikan sebagai test rider karena mereka menganggap bobot tubuh Pedrosa yang hanya memiliki bobot seberat 51 kg kurang ideal untuk mengvaluasi motor-motor yang dikendarai oleh dua pebalap KTM yaitu Pol Espargaro dan Johann Zarco. Bobot 51 kg itu masih kurang 9 kg dibandingkan dari bobot para pebalap kelas umumnya.

Leitner tak mempermasalahkan bobot dan postur tubuh Pedrosa yang pernah bekerjasama dengannya di tim Repsol Honda ketika Leitner menjadi kepala mekanik Pedrosa pada periode 2004 hingga 2013 lalu. Leitner beranggapan bahwa justeru dengan porsi tubuh yang dimilikinya, Pedrosa terpaksa bekerja keras secara tepat dan cermat dibandingkan para pebalap lainnya. Jadi menurut pria Jerman ini, penunjukan Pedrosa sebagai test rider di timnya sudah tepat.

“Orang-orang bisa saja memikirkan apa saja karena setiap orang berhak memikirkan sesuai dengan yang mereka inginkan. Tapi satu hal yang pasti, dengan bobot dan postur tubuh yang dimilikinya, Pedrosa harus bekerja dengan cermat agar dirinya bisa bersaing dengan para pebalap lainnya,” jelas Leitner.

Lebih jauh menurut Leitner, Pedrosa lebih dulu berada di tim Repsol Honda daripada Casey Stoner dan Marc Marquez dan keduanya mengendarai motor yang telah dikembangkan Pedrosa sebelumnya. Kedua pebalap tetap bisa tampil dengan cepat. Jadi faktor bobot dan postur tubuh Pedrosa merupakan hal yang tak perlu dipermasalahkan.

Usai Pedrosa Mundur, Dall’Igna Usul untuk Pertimbangkan Bobot Tubuh Ideal Seorang Pebalap di Arena MotoGP

Dengan bergabungnya Pedrosa, maka KTM memiliki dua test rider yaitu Kallio dan Pedrosa. Leitner juga memuji kontribusi yang diberikanKallio sepanjang musim lalu.

Tags
Close